Skip to content

KeTiKA HAtiKu CiuT …

Mei 15, 2010

Ingat waktu jaman sekolah SMP dulu , kalau di kasih tugas sama bu guru di suruh untuk menghafal kosa kata bahasa Inggris dan akan diadakan tes lisan …duh rasanya hati ini dag dig dug …ga karuan …takut ga bias jawab , kan ga lucu kalau trus di hukum dengan nongkrong di depan kelas di saksikan teman teman seperjuangan … iih malu donk .

Atau waktu ustadzku … menugaskan anak muridnya termasuk aku …untuk menghafal surat surat pendek dan menyuruhku membacanya di depan teman temanku …malu campur takut tentu saja beradu dalam hatiku… takut ini , takut itu dan banyak lagi takut takut yang lain yang semestinya tidak perlu aku takutkan walaupun aku mampu menghafal dengan benar.
Naah ….ini dahsyat lagi …ketika aku menghadapi sidang tugas akhir (TA) , waaah takutnya bukan main …, apalagi ketika aku tau bahwa aku mendapatkan dosen penguji yang jarang meluluskan mahasiswanya …tidak tau salahnya dimana …mahasiswanya yang bodoh atau jawabannya yang kurang kena dihati dosen tersebut ….yang jelas mahasiswa menyebutnya dosen KILLER ! …..wah sadis amat ya ….
Hari demi hari aku lalui menunggu hari nya tiba ….dengan dosen penguji yang sudah jelas namanya …, tanggal dan jamnya aku sudah tau …tinggal aku sediakan saja kira kira jawaban jitu apa yang aku berikan supaya dosenku kagum dengan jawabanku ….
Tibalah waktunya sidang …. Ketika namaku di panggil …aku masuk ke ruang sidang dengan anggunnya …aku says Assalamualaikum pada dosen pengujiku …dan beliau menjawabnya ….nah tak lupa ku berikan juga tuh “senyum termanisku” pada dosenku itu ….wuiiih ..jitu dosenku yang katanya KILLER itu membalasnya dengan senyuman juga …nah ..setelah itu ..berjalanlah sidang yang bayanganku bagaikan es batu yang membeku …tapi ternyata mencair begitu saja ..bagai tiba tiba saja ada mentari yang menyinari dan mencairkan suasana yang juga jadi hangat …Alhamdulillah …
Itu baru di dunia hati kita ciut dan merasa takut …tapi coba bayangkan ketika kita menghadapi situasi yang maha dahsyat “mahkamah tertinggi” ketika kita di hisab di akhirat nanti …ku bayangkan ketika namaku di panggil oleh malaikat …aku berjalan tidak seanggun ketika aku di panggil sidang TA …entah aku merangkak ..atau berlari menghadapi panggilan itu ter gantung amalannya kata teman temanku …dan mungkin juga ketika aku berhadapan dengan malaikat aku tidak sempat mengucapkan Assalamualaikum karena memang lidahku kelu …apalagi memberikan “senyum termanisku” …mungkin bukan senyum manis yang aku dapatkan juga …jangan jangan malaikat malah mentung kepalaku ….. Naudzubillah !
Pokoknya saat itulah semua amal amalku diperhitungkan …dari mulai amalan tangan, amalan kaki , amalan mata, hati dan amalan amalan lainnya …semuanya tidak ada yang luput dari pandangan Allah ..dari amalan yang kecil , sederhana sampe amalan nyang besar …
Tak ada amalan yang sia sia di mata Allah, ketika kita menjalankannya dengan ikhlas ..amalan sebesar zarrah pun akan dinilai …amalan yang mungkin menurut kita sepele ..seperti memberikan seulas senyuman sama orang lain , sehingga orang lain yang melihat kita juga tidak melihat wajah kita tertekuk melipat …akan tetapi cerah dengan senyuman …bukankah orang juga akan merasa senang .
Nah sudah saatnya kita mengumpulkan bekal buat diakhirat nanti biar segalanya berjalan lancar ..kumpulkan tuh bekal yang baik sebanyak banyaknya …tidak ada yang tidak mungkin ….jika kita bawa segunung bekal yang baik tidak menutup kemungkinankan kita dapatkan senyun dari malaikat …(mengharap)
Tidak ada masalah yang tidak dapat terselesaikan …ketika di berikan tugas oleh ustadz ataupun harus mendhadapi sidang TA, aku dapat menyelesaikan dengan baik Alhamdulillah …nah di akhiratpun demikian , semuanya tergantung sama diri kita sendiri lho … yang dapat meluluskan ujian adalah usaha diri kita sendiri …juga yang dapat meluluskan sidang kita di hari penghisaban nanti juga usaha kita mengumpulkan bekal dan juga jangan lupa mengharapkan rahmat Allah yang lebih luas cinta dan sayangNya terhadap hambaNya dari pada adzabNya ….
Cari bekal yuk …!
“Wahai penguasa alam raya .. terimalah segala amal perbuatan kami, sesungguhnya Engkaulah yang maha mendengar lagi maha mengetahui. Terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau yang maha penerima taubat lagi maha penyayang. Ya Robbi .. tempatkanlah kami di tempat yang diberkati, dan Engkaulah sebaik baiknya pemberi tempat”.

By:CS

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: