Skip to content

TIKET EMAS

Juni 12, 2010

Kata-kata “Tiket” bukan hal yang asing bagi kita , Ngomong-ngomong masalah tiket , kita pasti teringat dengan tiket bioskop21 , tiket masuk ke arena wisata , tiket kereta dan lain lain. Lebih jelasnya …kita bisa masuk ke bioskop untuk nonton film yang kita inginkan dengan membawa tiket …, dengan tiket juga kita bisa masuk ke arena wisata yang kita inginkan dan bebas bermain di sana ..dan dengan tiket pula kita dipersilahkan menggunakan fasilitas transportasi seperti kereta api.

Lha kalau itu semua orang juga tahu !!

Memangnya ada apa dengantiket ??

Tiket di atas merupakan tiket yang biasa …yang ini adalah tiket Emas …yang dapat di gunakan oleh semua orang yang mempunyainya untuk masuk ke suatu tempat yang sangat indah, yang tidak pernah terbayangkan dalam akal pikiran kita dan yang kekal abadi.yang bernama “Syurga”. Ya …semua orang berhak mendapatkan syurga …. Siapapun !!

Tentunya seperti hal nya masuk ke arena wisata yang saya utarakan di atas , untuk masuk ke syurga harus punya tiket emas terlebih dahulu.

Saya katakana tiket emas karena tempat ini bukan sembarang tempat,…. kesenangan di sini tidak bersifat sementara,… keindahan di sini bukanlah keindahan semu ,… kebahagiaan di sini bukan kebahagiaan yang fana atau usang termakan waktu … tapi kebahagiaan yang abadi selamanya!.

Mau ?? ^_^

Trus gimana dong cara mendapatkan tiket emas tersebut ? Ustadz saya bilang ! Anda muslim atau muslimah ??…

Jika anda muslim atau muslimah , yang benar-benar bersaksi , mengucapkan dengan lisan dan meyakini dengan hati sampai ajal menjemput ….bahwa “Siapakah yang mengucapkan Laa illaha illallah, maka akan masuk surga” (HR. Attirmidzi)

Maka anda adalah yang mempunyai tiket emas tersebut. Kata ustadz saya, orang yang telah mengucapkan dan meyakini dua kalimat syahadat sampai akhir hayatnya …maka ia berhak mendapatkan tiket emas untuk memasuki syurga. Walaupun dia melakukan maksiat ? Ya …walaupun dia melakukan maksiat !

Kata guru ngaji saya, orang muslim dan muslimah yang bermaksiat akan tetap masuk syurga, akan tetapi sebelum masuk syurga …mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatan maksiat (kesalahan) yang mereka lakukan sewaktu di dunia.

Kenapa harus di pertanggung jawabkan ? …lha ya iya dong …orang yang maling ayam aja sewaktu di dunia jika ke tangkap dia harus di bui masuk penjara , orang yang korupsi sewaktu di dunia aja harus mendekam juga di bui …itulah bentuk yang harus mereka pertanggung jawabkan.

Orang yang mempunyai dosa diibaratkan sebuah baju yang kotor …mau masuk lemari , coba kira-kira apa yang kita lakukan ?? Pastinya kita tidak akan sembarangan memasukan baju kotor ke dalam lemarikan?, di bersihkan dulu tuh baju kotor kita , dicuci pake air biar lebih bersih lagi dipake deterjen bila perlu sibaju kotor di pake pemutih biar tambah cliing …ya tergantung tingkat kekotorannya seperti apa.

Setelah itu kan kita jemur dibawah terik matahari …setelah kering sibaju itu belum juga bisa masuk lemari karena ada tahap penyempurnaan yaitu di setrika!

Nah ibarat baju yang kotor , orang yang berdosa pasti akan masuk syurga setelah dibersihkan dari dosa-dosanya dan tergantung seberapa besar dosanya itu.

Ustadz saya bilang Tiket emas ini harus kita pelihara jangan sampai ternodai sehingga kita tidak bisa memakainya untuk memasuki gerbang surga,lho memangnya bisa ternoda dari hal apa ustadz? Iya tiket emas ini jangan ternodai oleh sifat syirik yaitu ketika kita mengucap kan dengan lisan dan membenarkan dalam hati bahwa “Tiada tuhan selain Allah” Akan tetapi jika tiba-tiba saja kita mengakui juga ada tuhan selain Allah, maka tiket emas itu kagak berlaku lagi donk, dan amal-amal baik kita pun sia-sia jadinya.

Semoga kita semua dapat menjaga tiket emas kita masing-masing, dan semakin kita gosok tiket itu dengan amal-amal baik kita selama di dunia sehingga lancarlah perjalanan kita menuju gerbang surga dan kenikmatan yang abadi.

“Ya Allah , terimalah dari pada kami amal perbuatan kami, sesungguhnya Engkaulah yang maha mendengar lagi maha mengetahui, dan terimalah taubat kami sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pemberi tempat”.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: